Manajemen Strategi:
PEMBAHASAN KASUS ADIRA FINANCE
(maav ya agak kacau / ga rapi, terima kasih)
1.
Visi
dan Misi Adira Finance
Visi:
Menjadi perusahaan pembiayaan kelas dunia
Misi:
Nilai:
Untuk memberikan hasil kerja yang sempurna dan
berkomitmen melalui kerjasama yang berdasakan kepercayaan dan rasa hormat.
2.
Penilaian
Eksternal Adira Finance
PEST
(Political, Economic, Social, dan Technological)
Politik: Kebijakan
yang berpengaruh baik secara langsung
maupun tidak langsung
yaitu kebijakan pemerintah menaikkan Tarif Dasar
Listrik (TDL) yang terjadi pada bulan Juli 2010. Kebijakan pemerintah yang
memberlakukan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk pengendara
sepeda motor.
Ekonomi: Krisis global yang dihadapi dunia, terjadinya kredit macet.
Politik: Belum adanya regulasi dalam bentuk undang-undang yang
mengatur tentang industri multifinace.
Sosial
Budaya: Faktor sosio-kultural masyarakat
Indonesia menjadi salah satu
faktor dalam formulasi strategi bersaing.
Beberapa
hal yang terkait dengan karakter sosio-kultural
masyarakat yaitu:
·
Konsumerisme dan karakter
show-off masyarakat menjadikan permintaan
akan produk-produk tertentu
meningkat.
·
Tradisi mudik pada
momen tertentu berarti kebutuhan akan sarana transportasi dan dana tunai.
Teknologi: Perkembangan teknologi Adira Finance sangat membantu
proses operasional bisnis dan juga pelayanan kepada nasabahnya. Beberapa yang bisa dilakukan untuk
mendukung proses tersebut antara lain dengan menggunakan sistem pembayaran online.
Lima
model kekuatan
Porter
(Porter’s Five-forces
Model) digunakan Adira Finance untuk
menganalisis lingkungan
persaingan meliputi:
a.
Persaingan
Antar perusahaan Saingan
Pada saat ini saingan terbesar PT Adira Dinamika Multi Finance adalah FIF (Federal Internasional Finance) dan BAF (Bussan Auto Finance) karena pada tahun
kuartal pertama 2010, mereka bersama-sama berhasil membukukan kenaikan
pembiayaan baru sebesar 48,7% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun
2009.
Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa persaingan
antar perusahaan di Indonesia dapat dikatakan menengah.
b.
Potensi
Masuknya Pesaing Baru
Ancaman yang datang dari pendatang baru
dalam industri pinjaman dana tunai adalah Bank Syariah. Saat ini, Bank Syariah
telah memberikan pinjaman dengan jaminan emas seperti pegadaian. Bukan tidak
mungkin ke depannya Bank Syariah turut bermain dengan jaminan BPKB mobil dan motor.
Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa ancaman pesaing baru di Indonesia
dapat dikatakan menengah menuju tinggi.
c.
Potensi
Pengembangan Produk-Produk Pengganti
Bank
Pengkreditan Rakyat (BPR) merupakan ancaman bagi Adira Finance dalam bidang
pinjaman dana tunai dengan jaminan BPKB mobil dan motor. Dimana nilai pinjaman
dari BPR sebesar 50%-60% harga barang yang dijaminkan, sedangkan nilai pinjaman
Adira Finance besarnya minimal 80% harga pasar yang dijaminkan. Dari penjelasan
diatas, dapat disimpulkan bahwa ancaman pengembangan produk pengganti di
Indonesia dapat dikatakan rendah.
d.
Daya
Tawar Pemasok
Pemasok adalah sebutan
untuk pihak yang memberikan input kepada proses. Input untuk perusahaan pembiayaan terdiri dari dua hal,
yaitu order pembiayaan dan dana tunai. Sementara prosesnya adalah proses
pembiayaan.
Dari
penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa daya tawar pemasok di Indonesia dapat
dikatakan menengah.
e.
Daya
Tawar Konsumen
Konsumen Adira Finance adalah masyarakat yang memiliki
kebutuhan mendesak akan dana tunai misalnya untuk biaya pendidikan anaknya
sekolah atau kendaran bermotor yang digunakan untuk melaksanakan aktivitas
pekerjanya. Dimana Adira Finance memberikan keringanan berupa bunga yang lebih
rendah dengan perpanjangan pelunasan pembayaran. Dari penjelasan diatas, dapat
disimpulkan bahwa daya tawar konsumen di Indonesia dapat dikatakan rendah
menuju menengah.
3.
Penilaian
Internal Adira Finance
ü Internal Adira Finance
Kinerja Keuangan
Adira Finance
Pada tahun 2010, Adira Finance
telah membukukan kinerja keuangan yang cukup baik. Kinerja keuangan Adira
Finance tahun 2010 dengan perbandingan tahun 2009 dapat diringkas sebagai
berikut:
·
Laba bersih meningkat
sebesar 21% menjadi Rp
1,468 triliun.
·
Penyaluran pembiayaan baru meningkat 78%
menjadi Rp 25,93 triliun.
·
Jumlah pembiayaan baru untuk sepeda
motor meningkat sebesar 60,2%
menjadi Rp 17,203 triliun, sedangkan jumlah pembiayaan
baru untuk mobil meningkat sebesar 129,7%
menjadi
Rp 8,7 triliun.
·
Jumlah asset meningkat sebesar 76%
menjadi Rp 7,6 triliun.
·
Jumlah ekuitas meningkat sebesar
43% menjadi Rp 3,8 triliun.
·
Jumlah konsumen
meningkat hampir 30% menjadi lebih dari 2,83 juta
konsumen.
·
NPL mengalami peningkatan sedikit
setelah lama menurun yaitu naik 1,2%.
Likuiditas
dan Sumber Pendanaan
Arus
kas masuk perusahaan
yang utama diperoleh dari
penerimaan angsuran konsumen,
bunga bank dan deposito berjangka, penerimaan dari pencairan dari deposito yang
dijaminkan, pendapatan lain-lain. Arus
kas keluar perusahaan yang utama adalah untuk membayar transaksi pembiayaan
konsumen, bunga pembiayaan
bersama, gaji dan tunjangan, premi asuransi, beban umum dan administrasi, pajak
penghasilan, tatiem dewan komisaris dan direksi, beban bunga obligasi, dan kas
bersih digunakan untuk aktivitas operasi. Sumber
pendanaan perusahaan berasal dari pembiayaan bersama dengan bank,
penerbitan obligasi, pinjaman bank
dan modal sendiri. Saat
ini, tidak
ada permasalahan dalam sumber pendanaan dikarenakan dukungan dan komitmen penuh
dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk sebagai Perusahaan Induk yang terus-menerus
menyediakan pendanaan bagi perusahaan
dalam mendapatkan pembiayaan baru.
ü Sumber Daya Internal
Analisis sumber daya yang menjadi kekuatan Adira
Finance, yaitu:
Jaringan
Usaha
Jaringan usaha
memegang
peran penting dalam mendukung upaya
peningkatan pemasaran sehingga menjadi salah satu kekuatan yang dimiliki Adira
Finance karena rencana 3 tahun mendatang, Adira Finance menargetkan meningkatkan jumlah pembiayaan 25-30%
dan hal ini membuat PT Adira Dinamika Multi Finance harus mendirikan cabang
atau jaringan usaha baru.
Karyawan
SDM adalah aset bagi Adira Finance karena intensitas
interaksi dengan nasabah yang cukup tinggi, sikap dan perilaku karyawan sangat
menentukan keputusan nasabah untuk memilih Adira Finance sebagai lembaga
pembiayaannya. Dimana PT Adira Dinamika Multi Finance mempunyai 22 ribu
karyawan dan mempunyai prinsip “Managing
Business Is Managing People”. PT Adira Dinamika Multi Finance mengadakan
sisi pelatihan dan pengembangan, mempunyai gedung pelatihan sendiri, dan
memberikan penghargaan (reward) bagi
karyawan yang berprestasi.
Komunitas
Nasabah Adira Finance
Salah
satu kekuatan lain yang dimiliki
Adira Finance adalah adanya
satu komunitas nasabah yang
disebut dengan Adira
Club Member (ACM). Salah satu keuntungan dari pnggunaan ACM yaitu
memberikan discount, bonus, dan keuntungan lainnya.
ü
Tujuan
Jangka Panjang Adira Finance
Tujuan Jangka
Panjang
Adira
Finance bertekad untuk menjadi “Perusahaan
Pembiayaan Kelas Dunia” yang keberadaannya sangat diperhitungkan baik oleh
pesaing maupun pasar. Sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di
Indonesia saat ini, Adira Finance terus berusaha mewujudkan impiannya untuk menjadi “Perusahaan Pembiayaan Kelas Dunia”.
Tujuan Jangka Menengah
Adira
Finance bertekad menjadi
“Perusahaan pembiayaan
berbagai merk otomotif terbesar di Indonesia”.
Tujuan Keuangan
dan Strategi
Tujuan keuangan Adira Finance mencakup hal-hal yang berkaitan
dengan pertumbuhan pendapatan, pertumbuhan laba, dividen yang lebih tinggi,
margin laba yang lebih besar, pengembalian atas investasi (ROI) yang lebih
besar, laba persaham yang lebih tinggi, harga saham yang meningkat, arus kas
yang membaik.
Tujuan strategis Adira Finance mencakup
hal-hal seperti pangsa
pasar yang yang lebih besar atau luas,
waktu pengiriman yang lebih cepat dibandingkan pesaing, biaya yang lebih rendah
dibandingkan pesaing, kualitas produk yang lebih tinggi dibandingkan pesaing,
dan seterusnya.
4.
Strategi-Strategi
dalam Adira Finance
Analisis pemilihan strategi Adir Finance yaitu:
1. Pengembangan
Pasar : berdasarkan misi Adira Finance mewujudkan hari esok pada hari ini
dimana adira memiliki tujuan tahunan sebagai pembiaya terbesar di indonesia
membuat Adira Finance memilih analisis strategi pengembangan pasar. Dimana hal
ini di dukung dari data internal yang menunjukkan jumlah peningkatan konsumen
baru tahun 2010 hampir 30% . peningkatan konsumen baru yang melonjak tiap
tahunnya membuat tingkat resiko kredit macet juga akan semakin bertambah. Untuk
mencegah resiko kredit macet yang tinggi maka Adira Finance meningkatkan
teknologi dengan cara pembayaran secara online dan pendirian cabang baru.
2.
Pengembangan
Produk: berdasakan misi Adira Finance menunjang peningkatan volume dan kualitas
penjualan, mengelola
bisnis dengan mengoptimalisasikan sumber daya manusia yang unggul dan
penggunaan teknologi yang kompetitif, Memberikan
layanan terbaik kepada konsumen dengan harga kompetitif dengan tujuan jangka pendek sebagai pembiaya terbesar di
Indonesia Adira Finance memilih analisis strategi pengembangan produk dengan
melakukan berbagi inovasi produk. Dimana hali ini di dukung dari pembatasan BBM dan TDL dari pemerintah yang
dapat menurunkan daya beli masyarakat akan kendaraan bermotor.
·
Diversifikasi
Terkait:
berdasarkan misi Adira Finance
mewujudkan impian esok
pada hari ini, menunjang
peningkatan volume dan kualitas penjualan
dengan tujuan jangka pendek sebagai pembiaya terbesar di Indonesia Adira
Finance memilih analisis strategi diversivikasi terkait dengan menyewakan
kendaraan motor maupun mobil minimal 1 minggu. Dimana hal ini terjadi Konsumerisme
dan karakter show-off masyarakat menjadikan permintaan
akan produk-produk tertentu
meningkat, tradisi
mudik pada momen tertentu berarti kebutuhan akan sarana transportasi
Strategi
1:
Pembayaran kredit dapat dilakukan
secara online. Adira Finance akan berkerjasama dengan bank-bank swasta maupun
negeri untuk mempermudah nasabah
dalam melakukan transaksi pembayaran. Konsumen yang melakukan pembayaran kredit
akan diminta untuk menandatangani surat utang atau wesel. Hal ini dilakukan
untuk meminimalisir tingkat risiko kredit macet dan juga sebagai alternatif
dana pembiayaan.
Strategi
2
Memberikan fasilitas tambahan pada kendaraan
baik motor atau mobil secara kredit yaitu dengan mengiritkan BBM pada mesin
motor dan memberikan fasilitas tambahan pada mobil seperti modifikasi pelek,
knalpot, merubah warna, sensor, penambahan TV, sound sistem dll.
Strategi
3
Adira Finance memberikan pembiayan
baru dengan cara menyewakan motor dan mobil second minimal 1 minggu dengan
harga di bawah pasar.
5.
Analisis
dan Pemilihan Strategi
Kerangka
perumusan strategi:
Tahap
1
Matriks
Evaluasi Faktor Eksternal (EFE) Adira Finance :
|
Faktor-faktor Eksternal Utama
|
Bobot
|
Peringkat
|
Skor Bobot
|
|
|
Peluang
|
||||
|
1.
2.
3.
4.
.
|
Petumbuhan
penduduk produktif meningkat tiap tahun
Keinginan masyarakat akan kebutuhan kendaraan
pribadi semakin meningkat.
Kebutuhan
masyarakat akan dana tunai selalu ada.
Berkembangnya
teknologi pendukung operasi pembiayaan. Adanya aplikasi-aplikasi
tersebut akan membantu mempercepat proses pembiayaan,
pembayaran angsuran, proses pemasaran, dan lain-lainnya.
|
0,15
0,17
0,08
0,10
|
3
4
2
3
|
0,45
0,68
0,16
0,30
|
|
Ancaman
|
|
|
|
|
|
1
2.
3.
4.
|
Resiko kredit
macet yang tinggi
Kebijakan
pemerintah mengenai kenaikan TDL dan pembatasan BBM bersubsidi.
Peningkatan
harga yang tidak stabil
Bertambahnya
pesaing.
|
0,20
0,12
0,09
0,09
|
4
4
1
3
|
0,80
0,48
0,09
0,27
|
|
Total
|
1,0
|
|
3,23
|
|
Matriks Evaluasi
Faktor Internal (EFI) Adira Finance :
|
Faktor-faktor Internal Utama
|
Bobot
|
Peringkat
|
Skor Bobot
|
|
|
KEKUATAN
|
||||
|
1.
2.
3.
4.
5.
|
Memiliki
budaya organisasi yang kuat.
Jumlah
jaringan usaha Adira Finance yang tersebar di seluruh Indonesia sebanyak 319
dengan 31jaringan usaha di area Jabodetabek. Jumlah jaringan usaha ini direncanakan
akan terus bertambah.
Karyawan yang
banyak dengan kompetensi yang terus berkembang mendukung proses inti bisnis
dan proses pendukung bisnis.
Kondisi
keuangan Adira Finance yang sehat dengan sumber pendanaan yang tak terbatas
(dukungan dari perusahaan induk, Bank Danamon).
Jumlah mitra
ACM yang terus bertambah.
|
0,13
0,15
0,15
0,20
0,15
|
2
2
3
3
1
|
0,26
0,30
0,45
0,60
0,15
|
|
KELEMAHAN
|
|
|
|
|
|
1.
2.
|
System penagihan yang
masih lambat
Memiliki Layout kantor
kurang menarik
|
0,15
0,07
|
3
2
|
0,45
0,14
|
|
Total
|
1,0
|
|
2,35
|
|
Matriks Profil
Kompetitif Adira Finance :
|
|
ADF
|
WOM Finance
|
FIF
|
BAF
|
|||||
|
Faktor-faktor keberhasilan
utama
|
Bobot
|
peringkat
|
Skor bobot
|
peringkat
|
Skor bobot
|
peringkat
|
Skor bobot
|
peringkat
|
Skor bobot
|
|
Pangsa Pasar
Posisi keuangan
Kualitas produk
Loyalitas konsumen
Layanan konsumen
Daya saing harga
Pengalaman Manajemen
|
0,15
0,10
0,20
0,10
0,15
0,10
0,20
|
3
2
4
3
2
1
4
|
0,45
0,20
0,80
0,30
0,30
0,10
0,80
|
2
3
3
4
3
2
4
|
0,30
0,30
0,60
0,40
0,45
0,20
0,80
|
3
4
2
4
2
4
3
|
0,45
0,40
0,40
0,40
0,30
0,40
0,60
|
2
3
3
2
1
4
4
|
0,30
0,30
0,60
0,20
0,15
0,40
0,80
|
|
Total
|
1,0
|
|
2,95
|
|
3,05
|
|
2,95
|
|
2,75
|
Matrik
QSPM
|
Faktor-Faktor
Utama
|
Bobot
|
Melakukan
Pembayaran Secara Online
|
Menambah
Fasilitas Pada Kendaraan secara Kredit
|
Menyewakan
Motor Dan Mobil Second
|
|||
|
AS
|
TAS
|
AS
|
TAS
|
AS
|
TAS
|
||
|
PELUANG
1. Petumbuhan
penduduk produktif meningkat tiap tahun
2. Keinginan masyarakat akan kebutuhan kendaraan
pribadi semakin meningkat.
3. Kebutuhan
masyarakat akan dana tunai selalu ada.
4. Berkembangnya
teknologi pendukung operasi pembiayaan. Adanya aplikasi-aplikasi
tersebut akan membantu mempercepat proses pembiayaan,
pembayaran angsuran, proses pemasaran, dan lain-lainnya.
|
0,15
0,17
0,08
0,10
|
2
2
1
4
|
0,30
0,34
0,08
0,40
|
3
4
-
2
|
0,45
0,68
-
0,20
|
4
-
-
3
|
0,60
-
-
0,30
|
|
ANCAMAN
1. Resiko kredit macet yang tinggi
2. Kebijakan
pemerintah mengenai kenaikan TDL dan pembatasan BBM bersubsidi.
3. Peningkatan harga yang tidak stabil
4. Bertambahnya pesaing
|
0,20
0,12
0,09
0,09
|
3
-
-
-
|
0,60
-
-
-
|
1
3
-
1
|
0,20
0,36
-
0,09
|
2
3
1
1
|
0,40
0,36
0,09
0,09
|
|
Jumlah
|
1,00
|
|
|
|
|
|
|
|
KEKUATAN
1. Memiliki budaya organisasi yang kuat.
2. Jumlah jaringan usaha Adira Finance yang tersebar di
seluruh Indonesia sebanyak 319 dengan 31 jaringan usaha di area Jabodetabek. Jumlah jaringan
usaha ini direncanakan akan terus bertambah.
3. Karyawan yang banyak dengan kompetensi yang terus
berkembang mendukung proses inti bisnis dan proses pendukung bisnis.
4. Kondisi keuangan Adira Finance yang sehat dengan
sumber pendanaan dari perusahaan induk, Bank Danamon.
5. Jumlah mitra ACM yang terus bertambah.
|
0,13
0,15
0,15
0,20
0,15
|
-
-
-
4
2
|
-
-
-
0,80
0,30
|
-
3
4
3
3
|
-
0,35
0,60
0,30
0,35
|
2
1
2
2
2
|
0,26
0,15
0,30
0,40
0,30
|
|
KELEMAHAN
1. Sistem penagihan
yang masih lambat.
2. Memiliki layout kantor kurang menarik.
|
0,15
0,07
|
4
-
|
0,60
-
|
-
1
|
-
0,07
|
-
3
|
-
0,21
|
|
Jumlah
|
1,00
|
|
3,42
|
|
3,65
|
|
3,46
|
Hasil
Analisis:
Dari tabel diatas, tiga strategi alternatif,
yaitu: 1) Melakukan pembayaran secara online, 2) Menambah
Fasilitas Pada Kendaraan secara Kredit, 3) Menyewakan motor dan mobil bekas.
Jumlah keseluruhan daya tarik total sebesar 3,42 ;
3,65 dan 3,46 analisis tersebut mengidikasikan bahwa bisnis Adira Finance perlu
melakukan berbagai inovasi produk.
1)
Pertumbuhan
penduduk produktif meningkat tiap tahun.
Pertumbuhan
penduduk yang semakin meningkat di usia produktif dirasa oleh Adira Finance
sebagai alasan stategis untuk memilih strategi penambahan fasilitas pada produk. Dimana dengan semakin banyaknya
fasilitas yang ditawakan oleh Adira Finance akan memenuhi kebutuhan, harapan
dan keingin masyarakat akan kendaraan bermotor.
2)
Keinginan
masyarakat akan kebutuhan kendaraan pribadi semakin meningkat.
Hal
ini terlihat dari peningkatan jumlah
nasabah
baru Adira
Finance yang semakin meningkat rata-rata 57% tiap
tahunnya.
Dimana strategi penambahan fasilitas pada produk kendaraan bermotor dipilih oleh Adira Finance karena dirasa
peningkatan jumlah nasabah menandakan keinginan nasabah atau masyarakat untuk
memiliki kendaraan pribadi dan hal ini berkesinambungan dengan peningkatan
ekonomi masyarakat.
3) Berkembangnya
teknologi pendukung operasi pembiayaan.
Perkembangan teknologi yang terjadi pada saat ini,
sedikit banyak mempengaruhi kegiatan ekonomi yang terjadi di dunia. Teknologi
telah menunjang kegiatan operasional perusahaan. Dalam strategi penambahan
fasilitas pada produk yang di analisis oleh Adira Finance mengagap bahwa
teknologi adalah penunjang dalam implementasi strategi penambahan fasilitas
pada produk.
4)
Resiko
kredit macet yang tinggi
Permasalahan
utama yang dihadapi Adira Finance dalam pembiayaan adalah resiko kredit macet
yang dapat mengurangi laba atau kerugian bagi pihak Adira Finance. Hal ini
menunjang strategi penambahan fasilitas pada produk yang di lakukan oleh Adira
Finance.
5)
Kebijakan pemerintah mengenai kenaikan
TDL dan pembatasan BBM bersubsidi.
Tahun
2010-2012 pemeritah telah mengeluarkan kebijakan mengenai kenaikan TDL dan
pembatasan BBM bersubsidi. Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah ini menjadi
ancaman bagi Adira Finance karena akan menurunkan daya beli masyarakat akan
kendaraan bermotor yang menggunakan BBM
sebagai bahan bakunya. Strategi penambahan fasilitas pada produk diharapkan
mampu mengurangi pemakaian bahan baku.
6) Bertambahnya pesaing
Semakin meningkatnya persaingan industri financial
seperti Bank Syariah, PT Jasra Internasional Multifinance, PT Sarana Global
Finance Indonesia, PT PPA Finance, dan PT SMFL Leasing Indonesia semakin
meramaikan persaingan dalam industri financial dimana strategi penambahan
fasilitas pada produk dibutuhkan Adira Finance agar memiliki kelebihan daripada
industri financial lainnya, sehingga selain untuk mempertahankan nasabah juga
untuk meningkatkan penjualan.
7) Jumlah jaringan usaha Adira Finance yang tersebar di
seluruh Indonesia sebanyak 319. Peningkatan konsumen Jumlah jaringan usaha ini direncanakan akan terus
bertambah.
Adira Finance mendirikan cabang di setiap kota lebih
dari satu, hal ini menunjang strategi
penambahan fasilitas pada produk. Bila terjadi penumpukan permitaan penambahan
fasilitas kendaraan motor akan dapat di alihkan ke cabang terdekat.
8) Karyawan yang banyak dengan kompetensi yang terus
berkembang mendukung proses inti bisnis dan proses pendukung bisnis.
Karyawan adalah aset bagi Adira Finance dimana intensitas
interaksi dengan nasabah yang cukup tinggi, sikap dan perilaku karyawan sangat
menentukan keputusan nasabah untuk memilih Adira Finance sebagai lembaga
pembiayaannya. Dimana strategi penambahan fasilitas pada produk juga
membutuhkan karyawan untuk menerapkan strategi tersebut.
9) Kondisi keuangan Adira Finance yang sehat dengan sumber
pendanaan dari perusahaan induk, Bank Danamon
Kondisi keuangan Adira Finance yang mengalami
peningkatan laba sampai 21% pada tahun
2010 dan pendanaan dari Bank Danamon sebagai perusahaan induk, penerbitan saham
PT Adira Finance menunjang strategi penambahan fasilitas pada produk yang
menbutuhkan biaya cukup besar.
10) Jumlah mitra ACM yang terus bertambah.
Stretegi penambahan fasilitas pada produk menunjang
peningkatan pada jumlah mitra ACM Adira Finance. Dengan memberikan diskon atau
potongan pada penambahan fasilitas produk.
11) Memiliki layout kantor kurang menarik.
Kebanyakan kantor Adira Finance kecil, hal ini kurang efisien akan lebih
baik jika layout kantor Adira Finance
di buat lebih efisien dimana bagian atas digunakan sebagai kantor dan di bawah
digunakan sebagai bengkel untuk penambahan fasilitas kendaraan bermotor.
6.
Penerapan
Strategi: Isu-isu Manajemen dan Operasi
Rencana penerapan strategi yang di pilih yaitu Memberikan fasilitas
tambahan pada kendaraan baik montor atau mobil.
Kendala-kendala yang mungkin akan
terjadi :
·
Teknologi
Teknologi yang semakin canggih membuat perusahaan seperti
PT Adira Finance harus mengikuti perkembangan tersebut. Untuk meningkatkan
kinerja dan fasilitas perusahaan.
·
SDM (Karyawan)
SDM dalam
Adira Finance belum menguasai tentang otomotif.
·
Layout Kantor
Kurang
efisiennya layout kantor Adira Finance untuk divisi bengkel.
Solusi
dari kendala strategi penambahan fasilitas pada produk:
·
Teknologi
Membeli peralatan teknologi yang menunjang kinerja Adira
Finace.
·
SDM (Karyawan)
Dalam rencana
penambahan fasilitas pada produk membuat PT Adira Finance harus mengadakan
pelatihan dan rekrutmen untuk meningkatkan kualitas SDM dalam bidang otomotif
dan IT.
·
Layout kantor
Layout
kantor lebih efisien dimana
bagian atas digunakan sebagai kantor dan di bawah digunakan sebagai bengkel
untuk penambahan fasilitas kendaraan bermotor.
7.
Penerapan
Strategi: Isu-isu Pemasaran, Keuangan/Akuntansi, Litbang, dan SIM
A.
Isu-isu pemasaran
Rencana
penerapan strategi yang di pilih yaitu
Memberikan fasilitas tambahan pada kendaraan baik montor atau mobil.
Kendala-kendala
yang mungkin akan terjadi :
·
Konsumen
Adanya kontra dari
masyarakat akan strategi penambahan fasilitas pada produk yang menyebabkan turunnya
jumlah nasabah yang akan
mengajukan pembiayaan atas kepemilikan motor atau mobil baru.
·
Pesaing
Banyak pesaing bengkel yang menawarkan penambahan fasilitas pada kendaraan
bermotor.
·
Supplier
Kesulitan dalam
berkerjasama dengan supplier peralatan penunjang fasilitas produk yang
berkualitas dengan harga yang kompetitif.
Solusi dari
kendala strategi penambahan fasilitas pada produk:
·
Konsumen
PT Adira
Finance akan melakukan promosi pada masyarakat terhadap strategi penambahan
fasilitas pada kendaraan bermotor.
·
Pesaing
Kebanyakan
pesaing menawarkan penambahan fasilitas pada kendaraan bermotor secara tunai
sedangkan PT Adira Finance melakukan pembiayaan terlebih dahulu sehingga
nasabah dapat melakukan pembayaran secara kredit.
·
Supplier
Melakukan
analisis pada supplier di setiap kota yang sesuai dengan peralatan penunjang
fasilitas kendaraan bermotor yang sesuai dengan trend dan keinginan konsumen,
dapat di ajak kerjasama dengan baik sehingga mendapatkan harga yang kompetitif
dalam kerjasama tersebut.
B.
Isu-isu Keuangan
·
Modal
Dalam rencana
menggunakan strategi penambahan fasilitas pada produk membutuhkan modal
yang cukup besar dikarenakan
adanya pembiayaan tambahan yang harus dikeluarkan Adira Finance
dalam hal pembelian peralatan fasilitas.
Modal yang dapat dipilih sebagai alternatif pendanaan
antara lain berasal dari modal sendiri dengan menerbitkan surat-surat berharga
berupa saham, melakukan hutang dengan pihak ketiga atau melakukan kombinasi
antara modal sendiri dengan hutang kepada pihak ketiga.
Analisis
EPS/EBIT alternatif pendanaan untuk peunjang strategi penambahan fasilitas pada
produk (Dalam Jutaan):
Jumlah yang diperlukan = 1,5 M
Suku Bunga = 8%
Tarif pajak = 28%
Harga Per saham =
Rp 0,1
Jumlah saham
beredar = 1 M
|
|
Pembiayaan Saham Biasa
|
Pembiayaan Utang
|
Pembiayaan Kombinasi
|
||||||
|
|
Resesi
|
Normal
|
Meledak
|
Resesi
|
Normal
|
Meledak
|
Resesi
|
Normal
|
Meledak
|
|
EBIT
|
2 M
|
3 M
|
6 M
|
2 M
|
3 M
|
6 M
|
2 M
|
3 M
|
6 M
|
|
Bunga (8%)
|
-
|
-
|
-
|
0,12
|
0,12
|
0,12
|
0,06
|
0,06
|
0,06
|
|
EBIT
|
2 M
|
3 M
|
6 M
|
1,88 M
|
2,88 M
|
5,88 M
|
1,94 M
|
2,94 M
|
5,94 M
|
|
Pajak
(28%)
|
0,56 M
|
0,84 M
|
1,68 M
|
0,53 M
|
0,81 M
|
1,65 M
|
0,54 M
|
0,82 M
|
1,66 M
|
|
EAT
|
1,44 M
|
2,16 M
|
4,32 M
|
1,35 M
|
2,07 M
|
4,23 M
|
1,40 M
|
2,12 M
|
4,28 M
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Jumlah Saham
|
2,5 M
|
2,5 M
|
2,5 M
|
1 M
|
1 M
|
1 M
|
1,75 M
|
1,75 M
|
1,75 M
|
|
EPS
|
0,56 M
|
0,86 M
|
1,73 M
|
1,35 M
|
2,07 M
|
4,23 M
|
0,80 M
|
1,21 M
|
2,45 M
|
Solusi yang akan diambil Adira Finace dalam pendanaan strategi penambahan fasilitas
produk menggunakan pembiayaan hutang.
Sebagaimana diindikasi oleh nilai EPS
tertinggi sebesar 1,38; 2,10; dan 4,26.
Hutang merupakan alternatif pembiayaan terbaik untuk Adira Finance pada
masa resesi, normal arau ledakan ekonomi.
C. Isu-isu
litbang
Kendala-kendala
yang mungkin akan terjadi
Permasalahan
yang di hadapi Adira Finance dalam litbang adalah kesulitannya dalam melakukan
produsen dengan biaya rendah karena strategi penambahan fasilitas pada produk
masih baru akan diterapkan di Adira Finance.
Solusi dari kendala strategi penambahan fasilitas pada
produk:
Melakukan
riset dan penelitian tentang harga peralatan penunjang fasilitas tambahan
dengan melakukan kerjasama dengan supplier yang memberikan harga yang
kompetitif.
D. Isu-isu
Sistem Informasi Manajemen (SIM)
Kendala-kendala
yang mungkin akan terjadi
Adanya perubahan proses sistem informasi manajemen
dari stategi lama ke strategi baru.
Solusi dari kendala strategi penambahan fasilitas pada
produk:
Menambah teknisi dari ahli komputer. Dimana tugas
dari teknisi komputer untuk menyatukan strategi baru dengan visi dan strategi
lain yang masih digunakan di perusahaan Adira Finace.
8.
Rencana Evaluasi Adira Finance
Adira Finance akan menerapkan
Balanced Scorecard dalam
mengukur evaluasi kinerja organisasi
yang menerapkan strategi pengembangan fasilitas pada kendaraan bermotor. Dalam mengukur balanced scorecard
melalui empat persfektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan,
perspektif proses bisnis internal, perspektif pertumbuhan dan pembelajaran.
1.
Perspektif
Keuangan (Financial Perspective)
Dalam perspektif ini, Adira Finance mengukur kinerja
keuangan dengan mengidentifikasi
apakah strategi pengembangan
fasilitas pada kendaraan bermotor, penerapannya, dan
pelaksanaannya memberikan kontribusi pada peningkatan laba bersih atau profit. Sasaran strategi dari perspektif
keuangan Adira Finance adalah dengan meningkatkan:
·
ROI (Return
on Investment)
ROI (Return on Investment) merupakan kemampuan investasi perusahaan dalam menghasilkan laba bersih atau profit. ROI (Return on Investment) = Laba bersih
dibagi dengan jumlah investasi.
·
ROA (Return on Asset)
ROA (Return on Asset) merupakan kemampuan asset perusahaan dalam menghasilkan
laba bersih atau profit. ROA (Return on Asset) = Laba bersih dibagi
dengan jumlah asset.
·
ROE (Return on Equity)
ROE (Return on Equity) merupakan kemampuan ekuitas perusahaan dalam menghasilkan
laba bersih atau profit. ROE (Return on Equity) = Laba bersih dibagi
dengan jumlah ekuitas.
2.
Perspektif
Pelanggan (Customer Perspective)
Dalam
perspektif pelanggan
ini, Adira Finance
mengidentifikasi bagaimana kondisi pelanggan mereka dan segmen pasar yang telah
dipilih oleh perusahaan untuk bersaing dengan kompetitor mereka. Sasaran strategi dari perspektif
pelanggan diantaranya
adalah:
·
Customer
Satisfaction, pengukuran terhadap tingkat kepuasan
pelanggan ini dapat dilakukan dengan berbagai macam teknik diantaranya adalah: survey, interview
melalui telepon, atau personal interview.
· Pengukuran pangsa pasar, pengukuran
terhadap besarnya pangsa pasar perusahaan mencerminkan proporsi bisnis dalam
satu area bisnis tertentu yang diungkapkan dalam bentuk uang, jumlah pelanggan, atau unit volume yang
terjual atas setiap unit produk yang terjual.
· Customer Retention,
pengukuran dapat dilakukan dengan mengetahui besarnya prosentase pertumbuhan bisnis dengan jumlah pelanggan yang saat ini dimiliki
oleh perusahaaan.
3.
Perspektif
Proses Usaha Internal (Internal Business
Process Perspective)
Dalam perspektif ini, Adira Finance melakukan
pengukuran terhadap semua aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan baik manajer
maupun karyawan untuk menciptakan suatu produk yang dapat memberikan kepuasan
tertentu bagi pelanggan dan juga para pemegang saham. Dalam hal ini Adira
Finance berfokus pada proses penambahan fasilitas pada produk.
4.
Perspektif
Pembelajaran dan Pertumbuhan (Learn And
Growth/Infrastructure Perspective)
Dalam perspektif ini, Adira Finace terus memperhatikan karyawannya,
memantau kesejahteraan karyawan dan meningkatkan pengetahuan karyawan karena
dengan meningkatnya tingkat pengetahuan karyawan akan meningkatkan pula
kemampuan karyawan untuk berpartisipasi dalam pencapaian hasil ketiga
perspektif di atas dan tujuan perusahaan.
Dalam Balanced Scorecard, keempat persektif tersebut menjadi satu kesatuan
yang tidak dapat dipisahkan. Keempat perspektif tersebut juga merupakan
indikator pengukuran kinerja yang saling melengkapi dan saling memiliki
hubungan sebab akibat.
Salam kepada semua warga negara Indonesia, nama saya INDALH HARUM, TOLONG, saya ingin memberikan kesaksian hidup saya di sini di platform ini sehingga semua warga negara Indonesia berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet, Tuhan mendukung saya melalui ibu yang baik, LASSA JIM , Setelah beberapa waktu mencoba mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan menolak, maka saya memutuskan untuk mendaftar melalui pinjaman online tetapi saya curang dan saya kehilangan lebih dari 50 juta rupiah dengan pemberi pinjaman yang berbeda karena saya mencari pinjaman (Rp800) setelah membayar biaya dan tidak mendapat pinjaman. Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi Salam kepada semua warga negara Indonesia, nama saya INDALH HARUM, TOLONG, saya ingin memberikan kesaksian hidup saya di sini di platform ini sehingga semua warga negara Indonesia berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet, Tuhan mendukung saya melalui ibu yang baik, LASSA JIM, Setelah beberapa waktu mencoba mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan menolak, jadi saya memutuskan untuk mendaftar melalui pinjaman online tetapi saya menipu dan kehilangan lebih dari 50 juta rupiah dengan Pemberi pinjaman karena saya mencari pinjaman (Rp800) setelah membayar biaya dan tidak mendapat pinjaman. Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi saya berdiskusi dengan seorang teman saya, Harum kemudian memperkenalkan saya kepada Ny. LASSA JIM, seorang pemberi pinjaman di sebuah perusahaan bernama ACCESS LOAN FIRM sehingga teman saya meminta saya untuk melamar ibu LASSA, jadi saya mengumpulkan keberanian dan menghubungi Ms. LASSA.
BalasHapusSaya mengajukan pinjaman 2 miliar rupiah dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman disetujui tanpa tekanan dan semua pengaturan dilakukan dengan transfer kredit, karena tidak memerlukan jaminan dan keamanan untuk transfer pinjaman yang baru saja saya katakan kepada dapatkan perjanjian lisensi, aplikasi mereka untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari 48 jam pinjaman itu disetorkan ke rekening bank saya.
Saya pikir itu hanya lelucon sampai saya menerima telepon dari bank saya bahwa akun saya dikreditkan dengan jumlah 2 miliar. Saya sangat senang bahwa Tuhan akhirnya menjawab doa saya dengan memesan pinjaman saya dengan pinjaman asli saya, yang memberi saya keinginan hati saya. mereka juga memiliki tim ahli yang akan memberi tahu Anda tentang jenis bisnis yang ingin Anda investasikan dan cara menginvestasikan uang Anda, sehingga Anda tidak akan pernah bangkrut lagi dalam hidup Anda. Semoga Tuhan memberkati Mrs. LASSA JIM untuk membuat hidup saya lebih mudah, jadi saya sarankan siapa pun yang tertarik mendapatkan pinjaman untuk menghubungi Mrs. LASSA melalui email: lassajimloancompany@gmail.com
Anda juga dapat menghubungi nomor JIM ibu LASSA whatsApp +1(301)969-1955.
Akhirnya, saya ingin berterima kasih kepada Anda semua karena telah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian sejati hidup saya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa agar Tuhan melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Sekali lagi nama saya adalah INDALH HARUM, Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: Indalhharum@gmail.com