PEMBAHASAN KASUS
*maaf ya ga rapi, terlalu banyak bullet list & numbered list soalnya. Terima kasih :)
I.
VISI
DAN MISI RICKY PUTRA GLOBALINDO, Tbk.
Ø Visi
Ricky Putra Globalindo Tbk adalah “Menjadi perusahaan manufaktur pakaian dalam
yang terintegrasi dari hulu hingga hilir dengan merek lokal”.
Ø Adapun Misi Ricky Putra
Globalindo Tbk adalah:
·
Menyediakan
produk-produk dengan kualitas tinggi
·
Mendistribusikan
produk tersebut ke seluruh penjuru negeri untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat
·
Menjadi perusahaan yang mampu tumbuh bersama dengan
negara.
·
Menjadi raja di bidang industri pakaian dalam dengan
menguasai lebih dari 70% pangsa pasar.
Adapun Model Lima Kekuatan
Porter (Porter’s Five-forces Model) yang
digunakan Ricky Putra Globalindo, T.bk. untuk
menganalisis lingkungan
persaingan meliputi:
1. Persaingan
antar perusahaan saingan
Pada tahun 2010, produk
GT Man menduduki peringkat teratas mengalahkan merk asing Crocodile (peringkat
ke-2) dan Sony (peringkat ketiga). Akan tetapi, meskipun menduduki peringkat
teratas, kinerja keuangan perusahaan
Ricky masih berada di bawah rata-rata Industri.
Dapat disimpulkan bahwa persaingan antar perusahaan saingan tinggi.
2. Potensi
masuknya pesaing baru
Adanya produk-produk
local dengan harga rendah yang seringkali bermunculan. Produsen underwear ini akan terus bertambah
berbanding lurus dengan peningkatan pertumbuhan penduduk Indonesia. Keberadaan
para produsen underwear dengan harga
rendah ini terus membidik segmen menengah ke bawah. Potensi masuknya pesaing
baru di skala Nasional dapat dikatakan cukup tinggi.
3. Potensi
pengembangan produk-produk pengganti
Potensi produk
pengganti dari celana dalam yang bermunculan saat ini adalah celana boxer.
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa penggunaan celana boxer lebih aman dari
segi kesehatan daripada produk celana dalam. Potensi pengembangan produk
pengganti dapat dikatakan menengah, karena meskipun produk pengganti mulai
dipasarkan namun prosentase penggunaan produk celana dalam masih lebih tinggi
dari prosentase penggunaan produk pengganti.
4. Daya
tawar pemasok
Pemasok merupakan pihak
yang menyediakan bahan-bahan produksi yang dibutuhkan oleh Ricky Putra
Globalindo. Ricky Putra Globalindo juga memiliki perusahaan produsen benang
sendiri sebagai pemasoknya. Sehingga dapat dikatakan bahwa daya tawar pemasok
cukup rendah.
5. Daya
tawar konsumen
Produk yang diproduksi
oleh Ricky Putra Globalindo merupakan kebutuhan sandang masyarakat Indonesia.
Potensi produk RPG akan tetap dibutuhkan para konsumen selama RPG dapat
bersaing di industry yang ada. Sehingga dapat dikatakan bahwa daya tawar
konsumen cukup tinggi.
Analisis PEST (Political, Economic,
Sosial, dan Technology)
Politik,
Hukum dan Pemerintah :
kurangnya
pengawasan pemerintah dalam melindungi produk-produk dalam negeri, sehingga
banyak produk-produk palsu dari China yang bermunculan.
Ekonomi :
Adanya krisis Global
yang dihadapi dunia, sehingga mengakibatkan kredit macet.
Sosial,
Budaya , dan Demografis :
tingkat
konsumerisme
masyarakat Indonesia, akan produk pakaian dalam yang masih minim dibandingkan
dengan negara-negara luar. Hal itu disebabkan oleh rata-rata pendapatan dan
tingkat gaya hidup masyarakat yang berbeda-beda.
Teknology :
semakin
canggih tekhnology, akan semakin banyak produk-produk saingan yang akan
bermunculan, ditambah dengan ancaman produk palsu yang dilakukan oleh
produsen-produsen luar.
III.
PENILAIAN INTERNAL RICKY PUTRA GLOBALINDO, T.bk
Kinerja
Pemasaran
Adapun pemasaran yang dilakukan oleh Ricky putra sudah
terbilang cukup bagus, hal tersebut dibuktikan dengan terkuasanya pasar produk
GT Man yang sudah lebih dari 50%, bahkan mengalahkan merk asing seperti Crocodile, dan Sony. Akan tetapi, masih ada
celah dalam pemasaran di Indonesia, yaitu rasio pemakaian pakaian dalam di
Indonesia yang masih terbilang kecil apabila dibandingkan dengan negara-negara
maju. Sehingga, hal tersebut tentunya berpengaruh terhadap permintaan
masyarakat Indonesia terhadap produk pakaian dalam.
Kinerja
Keuangan
Meskipun Ricky Putra sudah mempunyai nama di pasar, hal
itu bukan menjadi satu-satunya tolak ukur akan keberhasilan kinerja keuangan
Ricky Putra, dikarenakan Kinerja keuangan Ricky
putra secara umum masih berada di bawah rata-rata industri.
·
Pada tahun
2008 saja, Ricky Putra mengalami kerugian yang cukup besar, yang disebabkan
oleh kegiatan investasi yang salah, sehingga menimbulkan penurunan laba
operasional hampir Rp 39 miliar dan kerugian pada
investasi instrumen financial sebesar Rp 23,6 milyar.
·
Selain itu dalam waktu lima
tahun terakhir, Ricky putra hanya membagikan deviden sekali saja. Tentunya hal tersebut akan menurunkan keyakinan
investor terhadap kemampuan Ricky Putra untuk terus tumbuh. Hal tersebut juga
ditandai dengan kembali menurunnya nilai PER Ricky Putra.
·
Dari sisi
pendanaan atau permodalan, pada tahun 2008, rasio utang jangka panjang
perusahaan meningkat, namun hal itu bersifat jangka pendek, terbukti pada tahun
2009 dan 2010, jumlah utang perusahaan mengalami penurunan, yang ditandai
dengan sudah mampu melunasi seluruh obligasi yang diterbitkannya.
·
Pada tahu
2008, sempat mengalami penurunan / rendahnya receivable turnover, namun perusahaan pun dapat memperbaikinya pada
tahun 2009-2010.
Ø Tujuan Jangka
Panjang Ricky Putra Globalindo Tbk:
Adapun tujuan jangka panjang Ricky Putra Globalindo Tbk,
adalah menjadikan Ricky Putra sebagai
raja di pasarnya,
dengan
menguasai 70%-80% pasar,
sehingga
bisa memperbaiki kinerja keuangan perusahaan.
Ø Tujuan Jangka
Pendek Ricky Putra Globalindo Tbk:
Sedangkan tujuan jangka pendek perusahaan yaitu bertujuan
untuk meningkatkan keuntungan atas
kegiatan penjualan perusahaan.
IV.
STRATEGI – STRATEGI DALAM RICKY PUTRA GLOBALINDO, T.bk.
Analisis
Alternatif Pemilihan Strategi Ricky Putra Globalindo Tbk:
1.
Strategi Integrasi Ke Depan
Melihat kondisi perusahaan dengan pertumbuhan pasar
yang tinggi dan persaingan dengan industri yang sangat kuat, strategi integrasi
ke depan merupakan salah satu alternatif strategi yang cocok diterapkan oleh
Ricky Putra Globalindo Tbk.Perusahaan dapat mendirikan sendiri jalur
distribusinya mulai dari distributor hingga retailer. Salah satunya adalah
dengan membangun outlet shop untuk menjual berbagai produk dari Ricky Putra
Globalindo Tbk terutama di daerah-daerah yang berpotensi tinggi menjadi
konsumen perusahaan. Dengan outlet shop tersebut diharapkan konsumen dapat
lebih mengenal, lebih nyaman dan lebih mudah mendapatkan produk-produk Ricky
Putra Globalindo Tbk sehingga dapat menambah pangsa pasar. Selain itu strategi
integrasi ke depan ini juga akan menghemat jalur distribusi dan mempercepat
pendistribusian produknya sehingga akan membantu perbaikan keadaan keuangan
perusahaan yang masih berada di bawah industri.
Selain membangun outlet shop, perusahaan juga dapat
membangun jaringan e-commerce untuk
penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik. Cara ini akan
menambah saluran distribusi perusahaan yang efektif. Selain berdampak positif
pada menambahan pangsa pasar dan perbaikan keadaan keuangan perusahaan,
strategi ini juga akan mempermudah perusahaan untuk mengidentifikasi daerah
dalam upaya perbaikan serta mendorong kekuatan yang ada agar lebih maksimal dengan
wawancara konsumen melalui sistem elektronik tersebut.
Penerapan Strategi: Membangun outlet shop untuk menjual berbagai
produk dari Ricky Putra Globalindo Tbk dan membangun jaringan e-commerce-nya.
2.
Strategi Pengembangan Pasar
Ricky Putra dengan produk andalannya yaitu GT Man
tidak hanya laku pada pasar lokal, tetapi juga diekspor ke luar negeri, seperti
Afrika dan Timur tengah. Untuk meningkatkan prosentase pertumbuhan penjualan
produk dalam mencapai visi, misi dan tujuan dari Ricky Putra agar perusahaannya
menjadi pemimpin pakaian dalam dan luar baik secara domestik maupun
internasional maka perlu dilakukan pelebaran produk ke Asia. Pengembangan pasar
juga dapat dilakukan dengan menambah segmen yang ada dengan diimbangi kualitas
produk yang sesuai. Sampai saat ini, segmen
pasar yang dibidik Ricky Putra hanya mencakup segmen menengah dan segmen bawah.
Oleh karena itu, kami kemudian melakukan perluasan
operasi dengan menambah segmen baru yaitu
segmen menengah ke atas.
Penerapan Strategi: membidik
segmen kalangan atas.
3.
Strategi Pengembangan Produk
Dengan ditambahnya,
satu segmen menengah ke atas, maka segmen
atas akan memerlukan nilai produk yang lebih bermutu dan berkualitas dibanding dua segmen lainnya.
Pengembangan produk perlu dilakukan dengan menciptakan produk dengan bahan yang
lebih bermutu dan nyaman. Karena pada dasarnya nama dan merk produk ricky putra
yaitu pakaian dalam pria sudah cukup mempunyai nama/ brand yang sudah dikenal
di kalangan konsumen. Pengembangan produk yang lebih signifikan dapat menambah
nilai penjualan dan pendapatan bagi
perusahaan sekaligus dapat mengatasi kecenderungan rasa bosan konsumen.
Penerapan Strategi: mengembangkan
kualitas produk dan menambahkan beberapa jenis pakaian dalam untuk kalangan
wanita.
V.
ANALISIS DAN PILAHAN STRATEGI.
Berikut merupakan perhitungan dan analisis dalam
pemilihan strategi:
Ø Matriks
Evaluasi Faktor Eksternal (EFE) Ricky Putra Globalindo:
Faktor-faktor Eksternal Utama
|
Bobot
|
Peringkat
|
Skor Bobot
|
|
PELUANG
|
||||
1.
2.
|
Adanya segmen
kalangan atas yang masih belum terbidik
Meningkatnya
pertumbuhan penduduk berbanding lurus dengan peningkatan kebutuhan sandang
masyarakat Indonesia.
|
0,18
0,24
|
3
4
|
0,54
0,96
|
ANCAMAN
|
||||
1.
2.
3.
4.
|
Pemalsuan
produk yang dilakukan produsen lain.
Adanya resiko kredit macet yang tinggi
Adanya
pengaruh / dampak dari Krisis keuangan global
Menurunnya
keyakinan investor terhadap kinerja keuangan Ricky Putra.
|
0,1
0,13
0,2
0,15
|
2
3
3
3
|
0,2
0,39
0,6
0,45
|
Total
|
1,00
|
3,14
|
||
Ø Matriks
Evaluasi Faktor Internal (IFE) Ricky Putra Globalindo:
Faktor-faktor Kunci Internal
|
Bobot
|
Peringkat
|
Skor Bobot
|
|
Kekuatan :
|
||||
1
|
Mempunyai
sistem pemasaran yang cukup handal
|
0,20
|
4
|
0,80
|
2
|
Semangat kerja pemimpin yang tinggi
|
0,15
|
3
|
0,45
|
3
|
Mengelola perkembangan kualitas dan mutu dengan baik
|
0,15
|
4
|
0,60
|
4
|
Mengelola asset dengan baik terutama pada perputaran
persediaan yang menandakan semakin baik dalam percepatan penjualan produk
|
0,10
|
3
|
0,30
|
Kelemahan:
|
||||
1
|
Kinerja manajemen yang kurang baik dalam
penganggaran modal dan investasi yang menyebabkan kerugian dan penurunan laba
|
0,20
|
1
|
0,20
|
2
|
Kegiatan
operasional tidak memberikan tambahan nilai untuk kekayaan investor
perusahaan.
|
0,20
|
2
|
0,40
|
1,00
|
2,75
|
Ø Matriks Profil
Kompetitif Ricky Putra Globalindo Tbk:
RPG
|
Crocodile
|
Sony
|
|||||
Faktor-Faktor
Keberhasilan Utama
|
Bobot
|
Peringkat
|
Skor Bobot
|
Peringkat
|
Skor Bobot
|
Peringkat
|
Skor Bobot
|
Pangsa Pasar
Posisi Keuangan
Kualitas Produk
Loyalitas Konsumen
Layanan Konsumen
Daya Saing Harga
Pengalaman Manajemen
|
0,15
0,10
0,20
0,10
0,15
0,10
0,20
|
4
2
4
3
4
4
2
|
0,60
0,20
0,80
0,30
0,60
0,40
0,40
|
2
3
4
2
3
2
4
|
0,30
0,30
0,80
0,20
0,45
0,20
0,80
|
3
4
2
1
3
3
3
|
0,45
0,40
0,40
0,10
0,45
0,30
0,60
|
Total
|
1,0
|
3,3
|
3,05
|
2,7
|
|||
Matriks
IE
Skor Bobot Total IFE
Kuat Rata-rata Lemah
3,00-4,00
2,00-2,99 1,00-1,99
I
|
II
|
III
|
IV
|
V
|
VI
|
VII
|
VIII
|
IX
|
|

Berdasarkan perhitungan skor total bobot pada matriks EFE
(3,14) dan IFE (2,75) dapat disimpulkan bahwa kinerja perusahaan terdapat pada
sel II yang menggambarkan bahwa Ricky Putra Globalindo berada pada bagian Grow and Build. Strategi-strategi yang
dapat dilakukan oleh Ricky Putra Globalindo di bagian ini adalah integrasi
vertikal dan horisontal, pengembangan pasar, pengembangan produk, dan penetrasi
pasar, yang dengan ini sudah kami pilih yaitu Strategi Integrasi Ke Depan,
Strategi Pengembangan Pasar, dan Strategi Pengembangan Produk.
Matriks Perencanaan
Strategis Kuantitatif (QSPM)
Faktor-Faktor
Utama
|
Bobot
|
Membangun outlet
shop untuk distribusi produk
Ricky Putra Globalindo Tbk dan membangun jaringan e-commercenya.
|
Membidik segmen kalangan atas
|
Mengembangkan kualitas produk dan menambahkan beberapa jenis pakaian
dalam untuk kalangan wanita.
|
|||
AS
|
TAS
|
AS
|
TAS
|
AS
|
TAS
|
||
PELUANG
1. Adanya segmen
kalangan atas yang masih belum terbidik.
2. Meningkatnya
pertumbuhan penduduk berbanding lurus dengan peningkatan kebutuhan sandang
masyarakat Indonesia.
|
0,18
0,24
|
3
4
|
0,54
0,96
|
4
3
|
0,72
0,72
|
4
2
|
0,72
0,48
|
ANCAMAN
1. Pemalsuan
produk yang dilakukan produsen lain.
2. Adanya
resiko kredit macet yang tinggi
3. Adanya
pengaruh / dampak dari krisis keuangan global
4.
Menurunnya keyakinan investor
terhadap kinerja keuangan Ricky Putra.
|
0,1
0,13
0,2
0,15
|
3
4
-
2
|
0,3
0,52
-
0,3
|
3
-
2
4
|
0,3
-
0,4
0,6
|
1
-
2
2
|
0,1
-
0,4
0,3
|
KEKUATAN
1. Mempunyai
sistem pemasaran yang cukup handal.
2. Semangat kerja
pimpinan yang tinggi
3. Mengelola
perkembangan kualitas dan mutu dengan baik.
4. Mengelola
asset dengan baik terutama pada
perputaran persediaan yang menandakan semakin baik dalam percepatan
penjualan produk
|
0,20
0,15
0,15
0,10
|
4
2
-
-
|
0,8
0,3
-
-
|
1
-
4
3
|
0,2
-
0,6
0,3
|
3
1
-
2
|
0,6
0,15
-
0,2
|
KELEMAHAN
1. Kinerja
manajemen yang kurang baik dalam penganggaran modal dan investasi yang
menyebabkan kerugian dan penurunan laba
2. Kegiatan
operasional tidak memberikan tambahan nilai untuk kekayaan investor
perusahaan.
|
0,20
0,20
|
-
2
|
-
0,4
|
1
3
|
0,2
0,6
|
-
4
|
-
0,8
|
Jumlah
|
1,00
|
4,12
|
4,64
|
3,75
|
|||
Analisis:
Adapun
jumlah keseluruhan untuk ketiga strategi di atas, yaitu (1) Membangun outlet
shop dengan brand sendiri untuk distribusi
produk dan membangun jaringan e-commercenya, sebesar 4,12. (2) Membidik segmen segmen
kalangan atas, sebesar 4,64. (3) Mengembangkan
kualitas produk dan menambahkan beberapa jenis pakaian dalam untuk kalangan
wanita, sebesar 3,75. Oleh karena
itu, maka Ricky Putra perlu mengembangkan pasar dengan menambahkan satu segmen
kalangan atas.
1)
Adanya segmen yang
belum terbidik.
Dengan memanfaatkan faktor peluang inilah yang pada
akhirnya perusahaan memutuskan untuk mengembangkan pasar, dengan strategi
menambah segmen kalangan atas.
2)
Meningkatnya
pertumbuhan penduduk yang berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan
sandang manusia.
Seiring dengan bertambahnya penduduk, otomatis jumlah
kebutuhan manusia akan sandang, (dalam kasus ini yaitu produk pakaian maupun
pakaian dalam) pun juga akan bertambah. Sehingga dengan faktor ini pun diharapkan
dapat menunjang strategi pengembangan pasar tersebut.
3)
Pemalsuan produk
yang dilakukan produsen lain.
Seiring dengan majunya tekhnologi, maka hal itu akan
memungkinkan peluang bagi eksternal untuk meniru ataupun memalsukan produk
Ricky Putra. Dengan dipilihnya strategi pengembangan pasar tersebut, maka
diharapkan masyarakat bisa lebih paham dan lebih mengenal akan produk-produk
Ricky Putra yang terkenal juga akan kualitas dan mutu produknya.
4)
Pengaruh atau
dampak dari krisis keuangan global.
Pengaruh dari krisis keuangan global tentunya
mempengaruhi keuangan Ricky Putra, akan tetapi hal itu bukanlah menjadi
satu-satunya faktor tolak ukur dalam upaya meningkatkan kinerja keuangan
perusahaan. Dengan strategi penambahan segmen baru ini, diharapkan dapat mampu
meningkatkan kinerja keuangan perusahaan dalam hal peningkatan penjualan.
5)
Menurunnya
keyakinan investor terhadap kinerja keungan Ricky Putra.
Dengan strategi penambahan segmen baru ini, tentunya akan
meningkatkan penjualan perusahaan, sehingga kinerja keuangan pun akan kembali
naik dan membaik. Dan investor pun mulai kembali percaya akan kinerja Ricky
Putra.
6)
Sistem pemasaran
yang cukup handal.
Pemasaran yang handal pada Ricky Putra pun,sudah tidak
diragukan lagi. Hal tersebut terbukti dengan mendudukinya Ricky Putra pada
posisi teratas, dan mempunya pangsa pasar lebih dari 50%. Dengan adanya hal
tersebut, maka akan menunjang strategi penambahan segmen atas, dan kinerja
keuangan pun akan meningkat.
7)
Perkembangan
kualitas dan mutu yang baik.
Dari segi kualitas dan mutu pun, produk Ricky Putra tidak
bisa diragukan. Hal itu juga berlaku pada semua segmen, baik segmen menengah
dan segmen bawah. Dengan ditambahnya strategi penambahan segmen atas ini, maka
pengembangan mutu dan kualitas pun menjadi semakin naik.
8)
Mampu mengelola
aset dengan baik
Dengan diterapkannya strategi penambahan segmen atas ini,
maka kecenderungan perusahaan akan kesulitan dalam pembayaran atas pembelian
kredit pun akan semakin kecil, sehingga
perusahaan bisa dikatakan menjadi semakin baik dalam mengelola aset yang
dimiliki.
9)
Kinerja manajemen
yang kurang baik dalam penganggaran modal dan pendanaan.
Adapun kinerja manajemen yang kurang baik dalam hal
pendanaan maupun penganggaran modal itu disebabkan karena kondisi keuangan
perusahaan yang kurang optimum. Sehingga dengan diterapkannya strategi
penambahan segmen atas ini, diharapkan mampu memperbaiki kinerja keuangan Ricky
Putra, dimana hal tersebut akan mengoptimalkankinerja manajemen bdaik dalam
penganggaran modal maupun pendanaan.
10) Kegiatan operasional yang tidak memberikan tambahan
nilai.
Operasional Ricky Putra dikatakan tidak memberikan
tambahan nilai dikarenakan kinerja keuangan Ricky Putra yang masih berada di
bawah rata-rata Industri. Dengan adanya strategi baru ini, maka keuntungan
perusahaan akan naik dan akhirnya meningkatkan pula kinerja keuangan dan dapat
memberikan tambahan nilai pula bagi Ricky Putra.
VI.
PENERAPAN
STRATEGI:
Isu-isu Manajemen.
Adapun rencana penerapan
strategi yang dipilih adalah pengembangan pasar, yaitu dengan menambahkan satu segmen baru yaitu segmen
kalangan atas.
Sehingga, kendala-kendala yang
mungkin akan dihadapi:
·
Biaya
Dengan adanya
penambahan segmen baru yaitu segmen atas, maka barang yang akan diproduksi pun
menjadi semakin diperhatikan pula. Demikian juga dengan biayanya pun akan
menjadi meningkat pula.
·
Teknologi
Dengan penambahan
segmen atas ini menuntut produk yang dihasilkan dengan kwalitas dan mutu yang
semakin terjamin. Sehingga teknologi yang dibutuhkan pun semakin besar.
·
SDM (Karyawan)
Dengan perkembangan
IPTEK yang cepat, maka menuntut Ricky Putra untuk mempunyai sumber daya manusia
yang lebih banyak dan memadai dalam rangka pengembangan segmen pasar tersebut.
·
Keselamatan Kerja
Pada umumnya, hal ini dianggap
sepele bahkan cenderung terlupakan oleh yang lainnya. Akan tetapi, justru aspek
‘keselamatan kerja’ ini merupakan hal yang ‘urgent’ untuk dibicarakan.
Solusi yang dapat
diambil yaitu:
·
Biaya
Bertambahnya
biaya-biaya tersebut nantinya diharapkan akan tertutupi dengan kenaikan
keuntungan yang tinggi atas penjualan barang dengan bertambahnya satu segmen
baru ini, sehingga meningkatkan pula atas kinerja keuangan Ricky Putra.
·
Teknologi
Membeli tekhnologi
yang mendukung operasional Ricky Putra dalam memproduksi produk-produknya.
·
Sumber daya manusia
Perusahaan akan
melakukan pelatihan berkala dan rekrutmen secara selektif disertai dengan
penyediaan fasilitas-fasilitas yang mendukung demi meningkatkan kualitas sumber
daya manusia terutama dibidang pembuatan produk-produk Ricky
Putra Globalindo Tbk.
·
Keselamatan kerja
Perusahaan akan melakukan pengendalian teknik meliputi
penjelasan keberadaan faktor-faktor penyebab bahaya dan melakukan pencegahan
sebelumnya. Selanjutnya adalah pengendalian administrasi yaitu meliputi
penyusunan peraturan kesehatan dan keselamatan kerja, penyiapan alat pelindung,
tanda peringatan, daftar bahan yang aman dan bahaya serta pelatihan sisitem
penangganan darurat.
VII.
PENERAPAN
STRATEGI: ISU-ISU PEMASARAN, KEUANGAN/AKUNTANSI, Litbang dan SIM
Ø Isu – Isu
Pemasaran
Adapun
rencana penerapan strategi yang dipilih adalah
pengembangan pasar, yaitu dengan menambahkan satu segmen baru yaitu segmen
kalangan atas. Sehingga, kendala-kendala
yang mungkin akan dihadapi:
·
Konsumen
Penambahan segmen
atas ini otomatis menambah jumlah konsumen Ricky Putra, sehingga dibutuhkan
strategi pula dalam menarik perhatian konsumen tersebut untuk menyukai produk
Ricky Putra.
·
Pesaing
Banyak pesaing yang
menyediakan fasilitas dan distributor yang lebih memadai untuk pemasaran
perusahaan dan maraknya pembajakan produk yang dipalsukan.
·
Pemasok
Dengan penambahan
segmen atas tersebut, maka Ricky Putra tentu juga akan membutuhkan pemasok yang
lebih dari biasanya untuk membuat produk baru bagi segmen baru tersebut.
·
Hambatan Birokrasi
Birokrasi
pemerintah terkadang dibuat rumit oleh pelaku bawahannya sehingga perusahaan
juga akan terkena dampaknya.
Solusi
yang dapat diambil yaitu:
·
Konsumen
Banyak strategi
yang bisa dilakukan Ricky Putra dalam menarik konsumen/pasarnya, misalkan
dengan promosi secara besar-besaran. Hal tersebut tidak sulit tentunya
mengingat Ricky Putra sudah mempunyai nama di pasar.
·
Pesaing
Perusahaan akan
menyediakan fasilitas-fasilitas yang memadai untuk pemasaran seperti
pembangunan outlet-outlet, e-commerce, dan
promosi. Serta membuat hak cipta
untuk semua produk yang dihasilkan.
·
Pemasok
Hal itu dapat
ditanggulangi oleh Ricky Putra dengan mendirikan sendiri pabrik-pabrik untuk
mendukung pasokan bahan baku untuk produksinya.
·
Hambatan Birokrasi
Birokrasi
pemerintah terkadang dibuat rumit oleh pelaku bawahannya sehingga perusahaan
juga akan terkena dampaknya.
Ø Isu – Isu
Keuangan
Adapun
rencana penerapan strategi yang dipilih adalah
pengembangan pasar, yaitu dengan menambahkan satu segmen baru yaitu segmen
kalangan atas. Sehingga, kendala yang
mungkin akan dihadapi:
·
Modal
Dalam menerapkan
strategi pengembangan pasar tersebut tentunya, Ricky Putra membutuhkan modal
yang tidak sedikit. Entah itu untuk pembelian bahan baku, biaya tenaga kerja, pembelian mesin-mesin, biaya
promosi, dll. Oleh karena itu perlu dianalisis, dari mana asal alternatif
pendanaan untuk Ricky Putra. Alternatif yang bisa dipilih yaitu yang pertama
dengan menggunakan modal sendiri dengan cara menerbitkan saham perusahaan. Yang
kedua, dengan meminjam hutang kepada pihak ketiga. Kemudian yang ketiga, merupakan
kombinasi dari keduanya.
Analisis
perhitungan alternatif pendanaan bagi Ricky Putra, yaitu dengan menggunakan
analisis EPS/EBIT:
Ricky Putra dalam menerapkan strategi pengembangan
pasarnya, membutuhkan modal sebesar Rp. 2M. Biaya hutang (Kd) 12%, dan tarif
pajak 28%. Jumlah saham yang beredar yaitu sebanyak 1 M lembar saham, harga
perlembar saham Rp. 50, laba perusahaan sebelum bunga dan pajak pada kondisi
stabil diharapkan sebesar Rp.5 M, sedangkan apabila terjadi resesi Rp. 3M, dan
Rp. 8M jika ekonomi mengalami perbaikan yang signifikan.
Keterangan
|
Pendanaan melalui MODAL sendiri (Saham Biasa)
|
Pendanaan melalui Utang
|
Pendanaan melalui Kombinasi
|
||||||
Resesi
|
Normal
|
Meledak
|
Resesi
|
Normal
|
Meledak
|
Resesi
|
Normal
|
Meledak
|
|
EBIT
|
3 M
|
5 M
|
8 M
|
3 M
|
5 M
|
8 M
|
3 M
|
5 M
|
8 M
|
Bunga (12%)
|
-
|
-
|
-
|
0,24
|
0,24
|
0,24
|
0,12
|
0,12
|
0,12
|
EBIT
|
3 M
|
5 M
|
8 M
|
2,76 M
|
4,76 M
|
7,76 M
|
2,88 M
|
4,88 M
|
7,88 M
|
Pajak
(28%)
|
0,84 M
|
1,4 M
|
2,24 M
|
0,77 M
|
1,33 M
|
2,17 M
|
0,81 M
|
1,37 M
|
2,21 M
|
EAT
|
2,16 M
|
3,6 M
|
5,76 M
|
1,99 M
|
3,43 M
|
5,59 M
|
2,07 M
|
3,51 M
|
5,67 M
|
Jumlah Saham
|
1,2 M
|
1,2 M
|
1,2 M
|
1 M
|
1 M
|
1 M
|
1,1 M
|
1,1 M
|
1,1 M
|
EPS
|
1,8 M
|
3 M
|
4,8 M
|
1,99 M
|
3,43 M
|
5,59 M
|
1,88 M
|
3,19 M
|
5,15 M
|
Dari analisis EPS diatas menunjukkan bahwa dengan indikasi nilai EPS sebesar 1,99; 3,43; dan 5,59, utang merupakan alternatif pendanaanterbaik untuk Ricky Putra Globalindo pada masa resesi, normal, atau ledakan ekonomi.
Ø Isu - Isu
Litbang
Adapun
rencana penerapan strategi yang dipilih
adalah pengembangan pasar, yaitu dengan menambahkan satu segmen baru yaitu
segmen kalangan atas.
Sehingga, kendala yang
mungkin akan dihadapi:
·
Mengadaptasi dan
mengembangkan kwalitas produk terkait dengan penambahan segmen pasar kalangan
menengah ke atas serta menyesuaikan produk dengan selera konsumen.
Solusi yang
dapat diambil yaitu:
·
Mengadakan survey
kepada konsumen mengenai keinginan atau selera konsumen kalangan menengah ke
atas serta memilih bahan baku produk dengan kualitas yang lebih bagus
dibandingkan kedua segmen lainnya yaitu segmen menengah dan kebawah.
Ø Isu – Isu SIM
Adapun
rencana penerapan strategi yang dipilih
adalah pengembangan pasar, yaitu dengan menambahkan satu segmen baru yaitu
segmen kalangan atas.
Sehingga, kendala yang
mungkin akan dihadapi:
·
Suatu sistem
informasi manajemen yang kurang terkendali sehingga memungkinkan terjadinya
pembocoran data dari internal. Selain itu adanya
penambahan segmen akan menjadikan system informasi yang ada semakin kompleks.
Solusi yang
dapat diambil yaitu:
·
Memperbaiki sistem
informasi manajemen dari strategi-strategi lama ke strategi yang baru.
Menganalisis kesesuaian system informasi yang ada dengan pengembangan pasar dan
segmen yang akan dilakukan.
VIII.
RENCANA EVALUASI RICKY PUTRA GLOBALINDO, T.bk.
PELANGGAN
Dalam perspektif pelanggan Ricky Putra Globalindo
Tbk. mengidentifikasi kondisi pelanggan melalui beberapa cara, diantaranya
dengan survey melalui interview
secara langsung dan tidak langsung, melihat pangsa pasar perusahaan yang secara
langsung mencerminkan seberapa jauh pelanggan merasa puas dengan produk
perusahaan, mengukur pertumbuhan perusahaan dengan melihat jumlah pelanggan atau pangsa pasar
yang dimiliki perusahaan.
MANAJER/KARYAWAN
Dalam perspektih manajer/karyawan, adanya
kebijakan-kebijakan perusahaan yang mendukung kesejahteraan karyawan merupakan
tolak ukur atas keberhasilan strategi yang diterapkan.
OPERASI/PROSES
Dari segi operasi/proses, ukuran keberhasilan atas
strategi yang diterapkan dapat dilihat dari peningkatan kuantitas produksi yang
dilakukan.
KOMUNITAS/TANGGUNG JAWAB SOSIAL
Ricky Putra Globalindo Tbk. mengidentifikasi kenyamanan
pelanggan dalam menggunakan produk yang diluncurkan dalam pemakaian, kenyamanan
dan keamananproduk
ETIKA BISNIS/LINGKUNGAN HIDUP
Identifikasi lingkungan hidup
atas strategi yang diterapkan adalah dengan tetap
lestarinya sumber daya alam sebagai bahan baku utama pembuatan produk-produk
Ricky Putra Globalindo.
KEUANGAN
Tolak
ukur atas evaluasi strategi yang berhasil adalah peningkatan keuangan yang
dapat dicapai oleh Ricky Putra Globalindo.
Cara agar dpt barang langsung dari PT RPG Gmn mba?
BalasHapus